dipastekan dibawahnya
infused water merupakan minuman yang berisi potongan beberapa buah – buahan atau herbal dan disimpan untuk beberapa lama. Infused water telah menjadi tren kesehatan yang banyak dinikmati orang-orang di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Manfaat infused water yang paling utama adalah sebagai antioksidan. Tubuh kita sebenarnya juga berfungsi sebagai oksidator yang diproduksi oleh liver, namun kita juga membutuhkan antioksidan dari luar seperti buah dan sayuran. Buah-buahan dengan rasa asam juga berfungsi untuk menyeimbangkan asam basa di dalam tubuh. Keunggulan dari air yang mengandung vitamin tinggi ini, menjadi sumber dehidrasi yang lebih bagus dan lebih menyenangkan ketika meminumnya. Buah-buah yang dapat digunakan sebagai infused water antara lain lemon, stroberi, ketimun, jeruk nipis,dll (Muis,2015). Buah lemon mengandung banyak vitamin C, kandungannya bahkan lebih banyak daripada jeruk nipis. Perlakuan lama penyimpanan berpengaruh terhadap kadar vitamin C buah lemon (Hastuti & Prihastanti, 2008). Asam sitrat merupakan asam organik yang melimpah di dalam lemon. Buah yang berwarna kuning segar ini juga banyak mengandung senyawa fitokima. Lemon memiliki berbagai macam penggunaan dalam pengobatan tradisional air perasan lemon dapat ditambahkan ke dalam teh untuk mengurangi demam, asam lambung, radang sendi, membasmi kuman pada luka, dan menyembuhkan sariawan (Indriani,dkk, 2015). Jeruk lemon dimanfaatkan di hampir semua rumah tangga di Asia Tenggara terutama sebagai penyedap masakan, pembuatan minuman, dan berbagai macam obat tradisional. Jeruk lemon biasanya dicampurkan dengan buah lain, sebagai sari buah, atau teh jeruk karena memiliki kesegaran yang sangat menonjol (Wijaya, 2008). Pemanfaatan buah lemon untuk terapi kesehatan dapat berupa jus atau infused water (Puspaningtyas, 2014). Infused water lemon dalam tata cara minumnya biasa disimpan dahulu sebelum diminum.
Seiring dengan waktu penyimpanan infused water lemon mengalami perubahan fisik dan kimia dari kandungan infused water itu sendiri. Perubahan karakteristik ini yang sering tidak disadari oleh masyarakat yang mengkonsumsi infused water . Perubahan fisik dan kimia suatu bahan makanan salah satu pemicunya yaitu karena penyimpanan yang menyimpang dari karakteristik normal. Karakteristik fisik meliputi sifat organoleptik seperti warna, bau, tekstur dan bentuk. Karakteristik kimiawi meliputi komponen penyusunnya seperti kadar air, karbohidrat, vitamin, lemak, mineral, pigmen dan lain sebagainya. Semakin lama suatu bahan biologis disimpan maka kandungan fisik dan kimianya akan mengalami kerusakan. Perubahan sifat kimia dan fisik dari infused water lemon dapat diamati dan diukur sifat dielektriknya. Sifat dielektrik yang dapat diukur pada jaringan biologi yaitu impedansi. Sifat dielektrik dan impedansi listrik dapat memberikan informasi tentang interaksi bahan dengan energi listrik. Karakteristik biolistrik pada berbagai macam bahan pangan dibutuhkan untuk memahami perilaku bahan ketika dimasukkan ke medan elektromagnetik pada frekuensi tertentu. Pada setiap bahan memiliki karakteristik sifat listrik yang besarnya sangat ditentukan oleh kondisi bahan tersebut seperti, momen dipol listrik, komposisi bahan, keasaman, kadar garam dan kandungan air (Hermawan, 2005). Dalam penelitian ini akan dilakukan pengukuran nilai impedansi listrik dari infused water lemon untuk dianalisa kualitas infused water lemon tersebut berdasarkan lama penyimpanan.
a. Terciptanya produk detox drink (infused water) sebagai produk inovatif dan bahan alami b. Tercipatanya minuman sehat yang berbahan dasar air dicampur dengan potongan buah-buahan yang memiliki tampilan menarik c. Meningkatkan daya kreatifitas dan inovasi mahasiswa di bidang kewirausahaan yang bermanfaat bagi masyarakat
Kegunaan :
Berikut merupakan kegunaan Program Kreativitas Kemahasiswaan dalam Bidang Kewirausahaan ini.